Andalan

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

Iklan

Definisi C++

Berbicara mengenai C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. Pencipta C adalah Brian W. Kerninghan dan Dennis M. Ritchie pada sekitar tahun 1972, dan sekitar satu dekade setelahnya diciptakanlah C++, oleh Bjarne Stroustrup dari Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. C++ cukup kompatibel dengan bahasa pendahulunya C. Pada mulanya C++ disebut “ a better C “. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada tahun 1983, yang berasal dari operator increment pada bahasa C. Keistimewaan yang sangat berari dari C++ ini adalah karena bahasa ini mendukung Pemrograman Berorientasi Objek ( OOP / Object Oriented Programming).

Program C++ dapat ditulis dengan menggunakan berbagai editor teks, seperti EDIT (milik DOS), WordStar, SideKick, ataupun menggunakan editor bawaan dari kompiler. Program C++ biasa ditulis dengan nama ektensi .CPP (dari kata C Plus Plus). Agar program bisa dijalankan (dieksekusi), program harus dikompilasi terlebih dahulu dengan menggunakan kompiler C++.
Borland C++ dan Turbo C++ adalah contoh media editor sekaligus sebagai Compiler.

 

Memasukkan data dan menampilkan data/informasi merupakan tindakan yang sering dilakukan dalam pemrograman. Penampilan data/informasi biasanya ditujukan ke piranti layar (monitor), sedangkan pemasukan data biasanya dilakukan melalui keyboard.
MENAMPILKAN DATA/INFORMASI KE LAYAR

Untuk keperluan penampilan data/informasi, Turbo C menyediakan sejumlah fungsi, diantaranya adalah PRINTF ( ), PUTS ( ) dan PUTCHAR ( )

PRINTF ( )
Merupakan fungsi yang paling umum digunakan dalam menampilkan data. Berbagai jenis data dapat ditampilkan ke layar dengan fungsi ini.
Bentuk penulisan : printf(“string kontrol”, argumen1, argumen2, …);
– String kontrol dapat berupa keterangan yang akan ditampilkan pada layar beserta penentu format seperti %d, %f. Penentu format dipakai untuk memberi tahu kompiler mengenai jenis data yang akan ditampilkan
– Argumen adalah data yang akan ditampilkan ke layar. Argumen ini dapatr berupa variabel, konstanta atau ungkapan

PUTS ( )
Fungsi ini digunakan khusus untuk menampilkan data string ke layar. Sifat fungsi ini, string yang ditampilkan secara otomatis akan diakhiri dengan \n (pindah baris). Dibandingkan dengan printf(), perintah ini mempunyai kode mesin yang lebih pendek.
PUTCHAR ( )
Digunakan khusus untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan perpindahan baris, misalnya :
putchar(‘A’); sama dengan printf(“%c”, A);
MEMASUKKAN DATA DARI KEYBOARD
Data dapat dimasukkan lewat keyboard saat eksekusi berlangsung. Fungsi yang digunakan diantaranya adalah : scanf ( ), getch ( ), dan getche ( ) .

SCANF ( )
Merupakan fungsi yang dapat digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data. Bentuk scanf ( ) sesungguhnya menyerupai fungsi printf ( ) yang melibatkan penentu format. Bentuk penulisan : scanf(“string kontrol”, daftar argumen);
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian scanf yaitu :
1. scanf memberi pergantian baris secara otomatis, artinya Anda tidak perlu memberi \n untuk berpindah ke baris berikutnya.
2. scanf memakai penentu format, tetapi tidak memerlukan penentu lebar field. Contoh yang salah : scanf(“10.2f”,&gaji);
3. Variabel yang dipakai di dalam scanf harus didahului dengan operator alamat (&).

MEMASUKKAN BEBERAPA DATA SECARA BERSAMA-SAMA
Data dapat dimasukkan secara bersama-sama dalam satu baris. Setiap data dipisahkan oleh sebuah karakter. Karakter-karakter yang dapat bertindak sebagai pemisah data adalah :
– Koma (‘)
– Garis hubung (-)
– Titik dua (:)
– Spasi

GETCH ( ) dan GETCHE ( )
Dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan enter. Fungsi getch() merupakan singkatan dari get character artinya baca karakter tetapi isian data yang dimasukkan tidak akan ditampilkan di layar.
Nama fungsi getche() sebenarnya adalah singkatan dari get character and echo, artinya baca karakter lalu tampilkan di layar. Jadi setelah mengetikkan sebuah huruf, huruf tersebut akan ditampilkan di layar tanpa menekan enter.
Catatan :
– Program yang menggunakan printf(), putchar(), scanf() dan puts() mengandung baris yang berisi #include
– Program yang melibatkan getche() atau getch() mengandung baris yang berisi #include

FUNGSI-FUNGSI NUMERIK
Turbo C mempunyai kurang lebih 450 fungsi dan makro yang dapat dipanggil dari program yang telah dibuat. Fungsi-fungsi tersebut meliputi berbagai hal, misalnya :
– Proses Input Output tingkat tinggi dan tingkat rendah
– Manipulasi string dan file
– Alokasi memori
– Kontrol Proses
– Konversi data
– Perhitungan matematik

Fungsi-fungsi tersebut ada di dalam file library-nya (Cx.LIB, Mathx.LIB dan Graphics.LIB). Huruf x diganti dengan model memori yang dipakai.
Fungsi-fungsi tersebut disimpan di dalam file header (*.H). Fungsi tersebut dapat digabungkan ke dalam program dengan menyertakan file header yang mengandung fungsi atau rutin yang dipakai.

FUNGSI SQRT
Fungsi : Menghitung akar positif dari sebuah bilangan bulat
Include : #include

FUNGSI POW
Fungsi : Menghitung xy
Include : #include

FUNGSI TAN
Fungsi : Menghitung nilai tangent dari sebuah sudut
Include : #include
Fungsi tan menghitung nilai tangent dari sudut x. Sudut x dalam satuan radian. Jika sudut x yang diberikan dekat dengan phi/2 atau –phi/2, hasilnya adalah 0.

FUNGSI DIV
Fungsi : Membagi dua bilangan bulat, memberikan hasil bagi dan sisanya
Include : #include

FUNGSI CEIL
Fungsi : Membulatkan ke atas
Include : #include

FUNGSI FLOOR
Fungsi : Membulatkan ke bawah
Include : #include
Fungsi floor menghasilkan bilangan bulat terbesar yang tidak lebih dari x

FUNGSI EXP
Fungsi : Menghitung ex
Include : #include

FUNGSI MAX
Fungsi : Memberikan bilangan yang lebih besar dari 2 bilangan yang diberikan
Include : #include

FUNGSI MIN
Fungsi : Memberikan bilangan yang lebih kecil dari 2 bilangan yang diberikan
Include : #include

sumber : http://insideofkey.student.umm.ac.id/category/definisi-bahasa-c/

STRUKTUR PENULISAN PRAOGRAM C++

Struktur penulisan program C++ pada dasarnya masih menuruni struktur penulisan Bahasa Pemrograman C, hanya saja beberapa fungsi dan keyword saja yang berbeda, karena Bahasa Pemrograman C++ tidak sepenuhnya merupakan bahasa C. Bahasa Pemrograman C++ merupakan Bahasa Pemrograman sendiri dan berbeda dengan C, Bahasa Pemrograman C++ hanya menuruni dari Bahasa Pemrograman C, tapi kita masih dapat menggunakan bahasa C di tengah bahasa C++.

Struktur penulisan program C++ pada dasarnya masih menuruni struktur penulisan bahasa pemrograman C, hanya saja beberapa fungsi dan keyword saja yang berbeda, karena Bahasa pemrograman C++ tidak sepenuhnya bergantung pada C. pembuat C++ tidak hanya menambahkan Fitur baru (seperti OOP) ke bahasa C, tetapi C++ juga berusaha untuk berdiri sendiri menjadi bahasa yang tidak tergantung pada bahasa C, tidak berarti C++ berusaha mengambil posisi C, kita masih dapat menggunakan bahasa C di tengah bahasa C++.

Struktur program C++ terdiri dari sejumlah blok fungsi, setiap fungsi terdiri dari satu atau beberapa baris Penyataan (Statement) yang akan memerintah komputer untuk melaksanakan tugas tertentu.

Struktur Program C++

#<file-header>
int main()
{
Ekspresi atau Pernyataan; //komentar
}

Program C maupun C++ selalu tersusun dari 5 (Lima) bagian utama, yaitu :
Preprocessor Directive (Pengarah Kompilator)
Declaration (Deklarasi)
Definition (Definisi)
Statement atau Expressions (Pernyataan atau Ekspresi)
Comments (Komentar)

Contoh Dasar Program C++

#include <iostream> //File Header

int main()   //Deklarasi Main Function
{   //Blok pembuka
//Definisi Main Function
std::cout<<“Selamat Datang Di BelajarC++”;  //Pernyataan (Statement)
}   //Blok penutup

Keterangan :

Baris pertama : #include <iostream>

#include <iostream>  adalah file-header, pada dasarnya digunakan untuk menyatakan bahwa file dari program itu menggunakan pustaka (Library) yang memuat beberapa keyword dan fungsi, digunakan untuk dapat menggunakan beberapa keyword atau fungsi yang kita butuhkan ke dalam file program yang kita tulis, yang akan digunakan dalam pembuatan statement.

Pernyataan yang diawali dengan menggunakan tanda pagar ( # ) disebut dengan Preprocessor Directive, pada contoh program di atas kita menggunkan preprocessor directive yang menyatakan “#include <iostream>” yang berarti bahwa kita akan menggunakan fungsi dari library “iostream (Input Output Stream)” yang merupakan Standar Library C++. pada baris ke 6 kita menyatakan std::cout yang merupakan salah satu fungsi yang berasal dari library “iostream”.

Baris Pertama setelah #include<iostream> : //File-header

“//File-header” setelah “#include<iostream>” adalah komentar, semua karaketer setelah tanda “//” akan menjadi komentar dan tidak akan mempengaruhi jalanya program. Komentar digunakan untuk mempermudah programmer dalam mempelajari program dengan memberi tanda atau keterangan pada program. Ada dua cara dalam menggunakan komentar yang pertama adalah dengan tanda “//” dan kedua dengan menaruh komentar di antara tanda “/*” dan “*/”

Baris kedua : terdapat baris kosong, hal itu tidak akan mempengaruhi jalanya program hanya digunakan untuk mempermudah pembacaan kode program.

Baris Ketiga : int main()

int main(),  Merupakan fungsi (function) utama, fungsi yang akan dibaca oleh kompilator pertama kali secara otomatis, tidak akan ada function yang otomatis dibaca oleh kompilator kecuali fungsi utama “int main()”, fungsi utama bagaikan sebuah kepala dari sebuah program yang mengatur arah kompilator.

“int” dalam fungsi utama adalah sebuah return type integer. Dalam peraturan C++ fungsi utama memang menggunakan return type integer.

Dan tepat setelah identifier (nama) “main” terdapat sepasang tanda kurung “( )”, itu merupakan tempat dimana kita dapat mengisi parameter untuk function, tetapi dalam fungsi utama, hal itu tidak dibutuhkan dan dibiarkan dalam keadaan kosong.

Baris Keempat : Tanda “{“

Tanda “{“, merupakan sebuah blok pembuka, blok memiliki sebuah pasangan yang dinamakan blok penutup, di dalam contoh program di atas penulis menaruh blok penutup di baris paling akhir dengan tanda “}”. Kedua blok tersebut menyatakan bahwa kode yang diapit oleh mereka adalah satu ruang lingkup (scope) dan menyatakan bahwa semua kode di dalam blok tersebut merupakan definsi dari fungsi utama.

Baris Kelima : std::cout<<“Selamat Datang Di BelajarC++” ;

std::cout<<“Selamat Datang Di BelajarC++”; adalah sebuah baris pernyataan (Statement) dan merupakan definisi dari fungsi utama. std::cout merupakan bagian dari library <iostream>. Berfungsi untuk mencetak sebuah kalimat “Selamat Datang Di BelajarC++” pada layar hasil program.

 

Dan juga, Contoh program di atas dapat ditulis menjadi bentuk seperti di bawah ini.

#include <iostream>
int main(){std::cout<<“Selamat Datang Di BelajarC++”;}

contoh program di atas mungkin terlihat lebih sedikit dan menghemat baris, cara tersebut boleh digunakan tapi kemungkinan kita akan kesulit untuk membaca program tersebut.

Dalam pemrograman C/C++ sebenarnya tidak jauh beda dengan bahasa pemograman lainnya, setiap program di berbagai bahasa pemograman biasanya berisi dari berbaris – baris penyataan (statements), ada statement bersifat mengatur jalanya alur program dan ada yang bersifat sebagai perintah. Dan setiap baris dari penyataan (statement) akan diakhiri dengan tanda titik koma atau semicolon ( ; ).
Bukan hanya statement yang mendominasi sebuah program, Expressions (ekspresi) juga digunakan untuk mengatur dan menentukan yang berhubungan dengan angka, ekspresi masih sama seperti pernyataan, tetapi pernyataan ini lebih membahas mengenai penghitungan (Matematika).
std::cout<<“Selamat Datang Di BelajarC++”; //Statement
std::cout<<7+7; // Expression

Pernyataan tersebut biasanya hal yang mengisi definisi dari sebuah deklarasi function. di setiap bahasa pemrograman dan di setiap program terdapat kata atau nama mengenaik Declaration (Deklarasi), deklarasi adalah pernyataan yang menyatakan untuk mendirikan function atau variable dengan sebuah pengenal. Biasanya deklarasi function digunakan untuk membuat pengelompokan pernyataan berdasarkan tugas dan deklarasi variabel biasanya digunakan untuk penyimpanan data.
int var; //Variable
void myFunction(){ //Function
};

Hal-hal di atas merupakan dasar-dasar dari C++ yang perlu anda ingat, ini adalah pengantar anda untuk masuk ke pembelajaran Bahasa Pemrograman C++. Pada artikel berikutnya kita akan memperdalam lagi yang pernah penulis sampaikan di sini.

Update : kemungkinan anda akan menemui program seperti ini di artikel berikutnya.

#include <iostream>
using namespace std;

int main(){
cout<<“belajarcpp”<<endl;
return 0;
}

di atas adalah contoh program yang berasal dari contoh program pertama, yang beda adalah, penulis menambahkan pernyataan “using namespace std;” pada baris kedua dan “return 0;” pada baris keenam. tetapi hasil dari contoh program di atas masih sama seperti contoh program pertama.

using namespace std ; pada contoh program pertama kita menggunakan std::cout. using namespace std; menyatakan bahwa program di atas akan menggunakan namespace std, sehingga kita tidak perlu untuk menyertakan identitas “std” pada anggota dari namespace “std” seperti cout (std::cout), jadi kita kita cukup menulis identitas anggotanya saja, contoh : cout dan endl.

endl : merupakan anggota dari iostream dan namespace std (std::endl) yang digunakan untuk mengakhiri baris pada hasil layar program.

return 0 : merupakan pernyataan pengembalian, untuk memberitahu kepada sistem operasi bahwa program telah berakhir secara normal dengan status = 0.

yang perlu anda lakukan adalah mengenal dan menghafal struktur program C++, penulis akan menjelaskan lebih dalam di artikel berikutnya.

Header file

Header file merupakan sebuah file yang digunakan untuk mendefinisikan berbagai file makro, fungsi, variabel dan konstanta.

Berikut beberapa header file yang sering digunakan dalam bahasa C++ :
1. <Iostream.h>
Digunakan untuk menampilkan perintah :

  • Cin
    Merupakan fungsi masukan(digunakan untuk menyimpan data dalam suatu variabel). Bentuk umum: cin>>var x;
  • Cout
    Merupakan fungsi keluaran(digunakan untuk menampilkan data ataupun tulisan). Bentuk umum: cout<<”tulisan”; atau cout<<var x;
  • Endl
    Digunakan untuk pindah baris/ enter. Bentuk umum: cout<<”tulisan”<<endl;
  • Ends
    ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) ke deretan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter ke file di disk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.

 

2. <Conio.h>

Digunakan untuk menampilakan perintah:

  • getch
    berfungsi untuk menahan tampilan. Bentuk umum: getch();
  • clrscr
    berfungsi untuk membersihkan layar. Bentuk umum: clrscr;
  • getche
    Fungsi dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.
  • Putch
    Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.
  • Clreol
    Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.
  • Gotoxy
    Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.
  • Wherex
    Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.
  • Wherey
    Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.
  • Window
    Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.

 
Contoh program yang menggunakan header file iostream.h dan conio.h :
#include <iosteram.h>
#include <conio.h>
Main () {
Int z; //mendefinisikan var z sebagai integer
Cout<<”masukkan sebuah nilai : “<<endl; //tulisan yang akan ditampilkan
Cin>>z; //memasukkan sebuah nilai yang akan disimpan dalam var z
Clrscr; //membersihkan perintah sebelumnya pada layar
Cout<<”nilai yang anda masukkan adalah : “<<z; //meampilkan isi var z
getch (); } //digunakan untuk menahan tampilan

 
3. <Stdio.h>
Digunakan untuk menampilan perintah :

  • Printf
    Merupakan fungsi keluaran. Bentuk umum: printf (“tulisan”);
  • Scanf
    Merupakan fungsi masukan. Bentuk umum: scanf (“%c”, &karakter);
  • Gets
    Fungsi inputan yang bisa membaca spasi. Bentuk umum: gets(var x);

 
Contoh program yang menggunakan header file stdio.h :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main(){
int a,t,luas; //deklarasi variable dengan tipe data integer
printf(“Masukkan alas : “); //menampilkan tulisan
scanf(“%i”,&a); //menyimpan nilai
printf(“Masukkan tinggi : “);
scanf(“%i”,&t);
luas=0.5*(a*t); //rumus aritmatika
printf(“Luas segitiga tersebut adalah : %i”,luas);
getch();

}
4. <String.h>

  • Strcpy
    Digunakan untuk menyailn nilai string
  • Strlen
    Untuk mengetahui panjang string
  • Strupr
    Digunakan untuk membuat string menjadi capital.
  • Strcmp
    Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
    Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
    Bentuk umum : strcmp(string1, string2);
  • strlwr
    Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua.Bentuk umum : strlwr(string);
  • strcat
    Digunakan untuk menggabungkan string.Bentuk umum : strcat(string1,string2);

 
Contoh program yang menggunakan header file string.h :
#include <iostream.h>
#include <string.h>
#include <conio.h>
main() {
char *nama = “belajar matematika”; //membuat var nama dengan isi “belajar matematika”
char *a; //var lain dengan tipe data char
cout<<“panjang string: “<<strlen(nama)<<endl; //untuk menghitung panjang string
cout<<strupr(nama)<<endl; //menampilkan string dalam bentuk kapital
strcpy(a,nama); //mengcopy string var nama ke dalam var a
cout<<a; //menampilkan string dalam var a
getch();

}

 

5. <Math.h>
Digunakan untuk menampilan perintah :

  • Sqrt
    Fungsi akar
  • Pow
    Fungsi pangkat
  • Sin (), cos(), tan()
    Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, cosinus dan tangens dari suatu sudut. Bentuk umum: Sin(sudut); Cos(sudut); Tan(sudut);
  • Max
    Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum: max(bilangan1, bilangan2);
  • Min
    Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).

 
Contoh program yang menggunakan header file math.h :
#include <iostream.h>
#include <math.h>
#include <conio.h>
main() {
int nilai,a,b;
cout<<“nilai : “; cin>>nilai; // perintah menginputkan nilai
b=pow(nilai,2); //memangkatkan var nilai dengan pangkat 2
cout<<b<<endl; //menampilkan hasil pemangkatan
a=sqrt(nilai); //mengakarkuadratkan var nilai
cout<<a<<endl; //menampilkan hasil akar
getch();
}

 

6. <Windows>
Digunakan untuk menampilan perintah :

  • System
    Digunakan untuk memberi warna.

 

Berikut contoh programnya yang menggunakan header file windows :
#include <iostream.h>
#include <windows.h>
#include <conio.h>
main() {
system (“color 27”); //angka 2 memberi warna background hijau dan angka 7 mewarnai tulisan jadi putih
cout<<“Latian”; //menampilkan tulisan “Latihan” pada layar
getch();
}

 

7. <Iomanip.h>
Digunakan untuk menampilan perintah :

  • Setiosflags()
    Digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal dibelakang koma

 
Contoh program yang menggunakan header file iomanip.h :
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
#include <conio.h>
main() {
float a,b,c;
cout<<“masukkan angka pertama: “;
cin>>a;
cout<<“masukkan angka pembagi: “;
cin>>b;
c=a/b;
cout<<“hasil : ” <<setiosflags(ios::fixed)
<<setprecision(2)<<c; //mendeklarasikan jumlah digit desimal
getch();
}

 

8. <Stdlib.h>
Digunakan untuk menampilan perintah :

  • Atof()
    Digunakan untuk mengonfersi nilai string menjadi bilangan bertipe double. Bentuk umum : atof(char x);
  • Atoi()
    Digunakan untuk merubah tipe data string menjadi integer.
  • Pow
    Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).

Contoh program yang menggunakan header file stdlib.h :
#include <stdlib.h>
#include <stdio>
#include <iostream>
#include <conio>
main (){
char angka1[3]; // var angka1 bertipe data char
int a1; // var a1 bertipe data integer
cout<<“Masukan Angka 1 = “;cin>>angka1;
a1 = atoi(angka1); //var angka1 yang bertipe data char dimasukkan dalam var a1 yang bertipe data int
printf(“Angka 1 = %s dan a1 = %d”,angka1,a1);
getch ();
}

 

9. <assert.h>
Berisi menegaskan makro, digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari bug dalam debugging versi dari sebuah program.
10. <complex.h>
Sebuah set fungsi untuk memanipulasi bilangan kompleks.
11. <ctype.h>
Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter dengan jenis mereka atau untuk mengkonversi antara atas dan huruf kecil dengan cara yang independen dari yang digunakan set karakter (biasanya ASCII atau salah satu ekstensi, meskipun implementasi menggunakan EBCDIC juga dikenal).
12. <errno.h>
Untuk menguji kode kesalahan dilaporkan oleh fungsi perpustakaan.
13. <fenv.h>
Mendefinisikan sebuah set fungsi untuk mengendalikan floating-point lingkungan.

14. <float.h>
Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari floating-point library.

15. <inttypes.h>
Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat.
16. <iso646.h>
Mendefinisikan macro beberapa yang menerapkan cara-cara alternatif untuk mengekspresikan token beberapa standar. Untuk pemrograman di ISO 646 set varian karakter.
17. <Limits.h>
Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari tipe integer.
18. <Locale.h>
Mendefinisikan fungsi lokalisasi.
19. <Setjmp.h>
Demikianlah macro setjmp dan longjmp , yang digunakan untuk non-lokal keluar.
20. <Signal.h>
Mendefinisikan fungsi sinyal penanganan.
21. <Stdalign.h>
Untuk query dan menentukan keselarasan benda.
22. <Stdarg.h>
Untuk mengakses berbagai jumlah argumen dilewatkan ke fungsi.
23. <stdatomic.h>
Untuk operasi atom pada data dibagi antara benang.
24. <stdbool.h>
Mendefinisikan tipe data Boolean.
25. <stddef.h>
Mendefinisikan jenis beberapa berguna dan macro.
26. <stdint.h>
Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat.
27. <stdnoreturn.h>
Untuk menentukan non-kembali fungsi.
28. <tgmath.h>
Mendefinisikan jenis generik-fungsi matematika.
29. <threads.h>
Mendefinisikan fungsi untuk mengelola beberapa Threads serta mutexes dan variable kondisi.
30. <time.h>
Mendefinisikan fungsi tanggal dan waktu penanganan.
31. <Uchar.h>
Jenis dan fungsi untuk memanipulasi Unicode karakter.
32. <Wchar.h>
Mendefinisikan fungsi penanganan string lebar.
33. <Wctype.h>
Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter lebar jenis mereka atau untuk mengkonversi antara huruf besar dan kecil.

 

ini merupakan header file dari C++ dan fungsi dari header tersebut. semoga bermanfaat untuk kalian. terima kasih.

Contoh Atau Macam – Macam DBMS (Database management system)

1. MySQL
Berikut adalah contoh fungsi penerapan Mysql dalam kehidupan sehari-hari pada sistem alat informasi dan komunikasi, misalnya PC, Laptop, Notebook, Handphone dan lain-lain, diantaranya :

  • Intruksi menambah data pada database
  • Intruksi delete data pada database
  • Intruksi insert data pada database
  • Intruksi update data pada database
  • Dan banyak intruksi lainya yang menggunakan fungsi ini

 

Kelebihannya:

  • Free/gratis.
  • Selalu stabil dan cukup tangguh.
  • Keamanan yang cukup baik.
  • Sangat mendukung transaksi, dan dukungan dari banyak komunitas.
  • Sangat fleksisbel dengan barbagai macam program.
  • Perkembangan yang cepat.

 
Kekurangannya:

 

  • Kurang mendukung koneksi bahasa pemerograman misalnya seperti Visual Basic (VB), Foxpro, Delphi sebab koneksi ini dapat menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi bari bahasa pemerograman visual tersebut.
  • Data yang dapat ditangani belum besar dan belum mendukung widowing Function.

 
2. Oracle
Sama halnya pada penerapan fungsi Mysql, Oracle juga berfungsi pada sistem alat informasi dan kimunikasi, diantaranya :

  • Memasukkan data
  • Mengelola data
  • Mengambil data

 

Kelebihannya:

  • Terdapat beragan fitur yang bisa memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi atau perusahaan yang besar.
  • Bisa mendayaggunakan lebih dari satu server dan penyimpanan data dengan cukup mudah.
  • Performa pemrosesan transaksi yang sangat tinggi.

Kekurangannya:

 

  • Pemakaiannya membutuhkan dana atau biaya karena mahal dan diperlukan DBA yang cukup handal sebab DBMS ini cukup rumit.

 

3. Microsoft SQL server

Keluaran dari Microsoft seperti halnya Microsof Accesss.
Bahasa query utama yang digunakan adalah varian dari ANSI SQL yang disebut sebagai T-SQL (Transact-SQL). Bahasa ini membolehkan user untuk membuat stored procedure sehingga meningkatkan efisiensi akses dengan basis data.

 
Kelebihannya:

  • DBMS ini sangat cocok untuk perusahaan mikro, menengah hingga perusahaan besar karena mampu mengelola data yang besar.
  • Mempunyai kelebihan untuk men-manage user serta tiap user-nya dapat diatur hak aksesnya terhadap pengaksesan database oleh DBA.
  • Tingkat pengamanan datanya sangat baik.
  • Dapat melakukan atau memiliki back-up, recovery, dan rollback data.
  • Kelebihan lainnya mempunyai kemampuan membuat database mirroring dan juga culustering.

 
Kekurangannya:

  • Hanya bisa berjalan pada platform OS (Operasi system) Microsoft windows.
  • Perangkat lunak (software) ini berilisensi dan tentunya pemakaiannya membutuhkan biaya yang tergolong cukup mahal.

 

4. dBase
DBMS yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu.

 
Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. Kepemilikan dBASE akhirnya dijual ke Borland pada 1991 dan pada 1999 Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc.

 

Dasar file format dBASE, yang dikenal sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur.

5. IBM DB2
Produk Sistem Manajemen Hubungan Database dari IBM atau sekarang yang populer disebut Data Server.
Disebut juga sebagai DB2 Enterprise Server Edition atau top of the line DB2 Data Warehouse Edition (DB2 DWE) yang berjalan pada Unix, Windows dan Linux Server.

 

Kelebihan:

  • Memiliki fitur mengurangi ruang penyimpanan yang diperlukan sampai dengan 50 persen.
  • Waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan informasi ini telah dikurangi dari hitungan bulan sampai hanya hitungan jam atau menit.

Kekurangan:

  • Platform specified
  • Tidak bisa download langsung dari IBM
  • Kecepatanya masih kalah dibanding MySQL dan Oracle

Lanjutkan membaca “Contoh Atau Macam – Macam DBMS (Database management system)”

DATABASE MANAGEMENT SYSTEM

 

Pengertian DBMS Dan Contohnya dapat kamu baca dan pahami di artikel ini. DBMS adalah singkatan dari “Database Management System” yaitu sistem penorganisasian dan sistem pengolahan Database pada komputer. DBMS atau database management system ini merupakan perangkat lunak (software) yang dipakai untuk membangun basis data yang berbasis komputerisasi.

 
DBMS (Database Management system) ini juga dapat membantu dalam memelihara serta pengolahan data dalam jumlah yang besar, dengan menggunakan DBMS bertujuan agar tidak dapat menimbulkan kekacauan dan dapat dipakai oleh user sesuai dengan kebutuhan.

 
DBMS ialah perantara untuk user dengan basis data, untuk dapat berinteraksi dengan DBMS dapat memakai bahasa basis data yang sudah di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data umumnya terdiri dari berbagai macam instruksi yang diformulasikan sehingga instruksi tersebut dapat di proses oleh DBMS.

 
Perintah atau instruksi tersebut umumnya ditentukan oleh user, adapun bahasa yang digunakan dibagi kedalam 2 (dua) macam yaitu :

 
1. DDL (Data Definition Language)
Yang pertama adalah bahasa DDL atau kepanjangannya Data Definition Languange, yaitu dipakai untuk menggambarkan desain dari basis data secara menyeluruh. DDL (Data Definition Language) dapat dipakai untuk membuat tabel baru, memuat indeks, maupun mengubah tabel. Hasil dari kompilasi DDL akan disimpan di kamus data. Itulah definisi dari DDL.

 
2. DML (Data Manipulation Language)
Dan yang kedua adalah DML atau kepanjangannya Data Manipulation Language, yaitu dipakai untuk memanipulasi daan pengambilan data pada suatu basis data, misalnya seperti penambahan data yang baru ke dalam suatu basis data, menghapus data pada suatu basis data dan mengubah data pada suatu basis data. Itulah definisi dar DML.

 
TUJUAN DATABASE MANAGEMENT SYSTEM

  • Dapat digunakan secara bersama.
  • Kecepatan serta kemudahan dalam mengakses data.
  • Efisiensi ruang penyimpanan data.
  • Untuk menangani data dalam jumlah yang besar atau banyak.
  • Untuk menghilangkan duplikasi dan juga inkonsistensi data.
  • Untuk keamanan data.
  • Dan lain-lain.

 

 
Komponen DBMS (Database Management System)

DBMS biasanya mempunyai komponen fungsional (modul), diantaranya sebagaimana di bawah ini:

  • File Manager adalah mengelola ruang didalam suatu disk dan juga struktur data yang digunakan untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan didalam suatu disk.
  • Database Manager adalah menyediakan interface antar data low – level yang terdapat pada basis data dengan program aplikasi serta query yang diberikan ke suatu sistem.
  • Query Processor adalah menterjemahkan perintah dalam bahasa query ke instruksi low – level yang dapat dimengerti database manager.
  • DML Precompiler adalah mengkonversi pernyataan atau perintah DML, yang ditambahkan dalam suatu program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk.
  • DDL Compiler adalah yang mengkonversi berbagai perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung meta data.

 

Itulah tulisan yang membahas tentang pengertian DBMS (Database Management System),tujuan dan komponen yang ada di DBMS, semoga ini dapat memberikan manfaat yang banyak. Terima Kasih.

Fungsi DBMS Dalam Basis Data

DBMS merupakan kependekan dari Database Management System, yang apabila diartikan secara harafiah merupakan sebuah sistem yang dibuat dan juga dirancang untuk mengolah, mengakses dan juga mengatur database atau basis data dalam komputer. Basis data atau database itu sendiri merupakan kumpulan data – data yang dihimpun di dalam satu server ataupun host.
Data – data ini  bisa berupa banyak hal, seperti data pribadi pengunjung ataupun data – data nilai apabila sistem tersebut berada di suatu sekolah atau universitas. Database dan basis data merupakan salah satu master data, dimana semua data tersimpan dalam satu hard disk yang biasanya merupakan komputer sever. Basis data biasanya berbentuk lajur dan juga kolom tabel, yang sangat berguna. Disinilah DBMS memegang peran dan juga fungsinya dalam mengatur dan juga mengaplikasikan database agar bisa berguna bagi usernya.

 
Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari DBMS :

  • Mengintegrasikan Data Pada Basis Data ke Komputer Client

Salah satu fungsi utama dari DMS adalah melakukan proses integrasi dari database atau basis data ke dalam komputer client atau user. Jadi semua data yang terdapat pada database di dalam server bisa tersaji di dalam komputer client, dan bisa dilakukan pengaksesan informasi.

  • Mengupdate Basis Data

DBMS juga dapat digunakan untuk melakukan proses update atau pemutakhiran dari data. Jadi user tidak perlu membuka database atau basis data anda, cukup dengan menggunakan software yang mendukung DBMS, maka user dapat dengan mudah melakukan proses updating ataupun editing data yang tersimpan di dalam database / basis data.

  • Melakukan Retrieval Basis Data

Retrieval merupakan suatu proses pemanggilan yang bisa dilakukan untuk memanggil data tertentu untuk kepentingan pengambilan informasi. User dapat melihat informasi dari database dengan melakukan retrieval data dengan menggunakan DBMS dengan mudah dan juga lebih cepat untuk dilakukan.

  • Membantu User Mengakses Basis Data

User juga terkadang membutuhkan akses terhadap basis data atau database. Karena itu, dengan menggunakan DBMS, user bisa mengakses basis data alais database yang tersediam tanpa perlu membuka file database. Cukup dengan menggunakan aplikasi yang sudah terintegrasi dengan DBMS, maka data yang dibutuhkan user akan muncul.

  • Melihat Proses Transaksi yang Berjalan

Bagi anda yang mengelola sebuat toko, terutama toko online dan juga toko offline dengan kasir yang terkomputerisasi, maka DBMS memegang fungsi yang penting. DBMS dapat membantu anda mengecek segala macam transaksi yang sudah dan juga sedang berjalan, yang terekam dan masuk ke dalam database toko atau perusahaan anda.

  • Melakukan Recover Basis Data yang Mengalami Gangguan

Ketika user memiliki kerusakan data pada database atau basis data, maka user juga bisa menggunakan DBMS untuk melakukan recovery data. DBMS dapat membantu memperbaiki data yang rusak, memutakhirkan data, serta melakukan pengeditan dan perubahan data yang tersimpan dalam database.

  • Melakukan Analisa Statistic

DBMS juga dapat berfungsi sebagai salah satu mesin penghitung statistic. DBMS dapat menghitung berapa banyak user yang mengakses file dalam database anda, melihat file atau data apa saja yang paling sering diakses, sehingga hal ini dapat membantu anda dalam melakukan manajemen data anda. Apabila anda memiliki toko online, maka DBMS dapat melakukan perhitungan, produk apa yang menjadi best seller, keuntungan hari ini, kerugian, serta total pemasukan dalam satu hari.

  • Memonitoring Data

DBMS juga berfungsi untuk membantu melakukan monitoring data. Segala transaksi yang dilakukan akan terekam oleh DBMS, sehingga apabila terdapat suatu transaksi atau akses yang mencurigakan, anda akan segera mengetahuinya berkat DBMS, seperti seseorang yang mungkin ingin melakukan hacking dan mencuri data – data anda.

Vendor DBMS

 
Dalam perkembangannya, manajemen dari basis data atau DBMS ini sudah dikembangkan oleh banyak developer terkemuka. Vendor dan juga developer yang mengembangkan DBMS ini memiliki fungsi yang hampir sama, dan biasanya banyak digunakan oleh para programmer untuk membangub sistem DBMS. Biasanya sistem ini dibangun untuk tujuan tertentu.
Masing basis data tentunya memiliki vendor yang berbeda sesuai dengan penggunaannya dalam sebuah sistem, untuk itu pengembangan dalam sistem DBMS ini terbilang rumit. Untuk mengimplemetasi sistem yang ada pada DBMS ini para programmer tentunya harus mengerti dengan baik agar implemetasi yang di lakukan dapat berjalan lancar, contoh DBMS Relasional sebagai salah satu sistem dalam DMBS yang terintegrasi dari satu tabel ke tabel lainnya.

Berikut ini adalah beberapa vendor yang memiliki program untuk pengembangan DBMS:

 

  • Access vendor : Microsoft Corporation
  • DB2 vendor : IBM
  • Informix vendor : IBM
  • Ingres vendor : Computer Asosiation
  • Oracle vendor : Oracle Corporation
  • MySQL vendor : The MySQLAB Company
  • Sybase vendor : Sybase Ink.
  • PostgreSQL vendor : progresql.com

 
Itu adalah daftar dari beberapa vendor yang menyediakan software yang dapat anda gunakan untuk melakukan proses database management system atau DBMS. Setiap software memiliki kelemahan dan juga kekurangan masing – masing, sehingga membutuhkan pengalaman khusus untuk dapat menjalankan software – software tersebut.

 

Implementasi dari DBMS

DBMS dalam basis data saat ini sudah banyak digunakan dan juga dikembangkan dengan berbagai produk atau artefak komputer. Salah satu contoh konkret dari pengaplikasian dan juga pengimplementasian dari DBMS ini adalah sistem manajemen basis data pada toko online. Beberapa toko online yang kita kenal, yang memiliki website sendiri sudah pasti memiliki basis data dan juga mengimplementasikan DBMS dalam website mereka.

Paling tidak, ada dua basis data atau database yang dimiliki oleh suatu toko online, antara lain :

  • Database atau basis data produk beserta keterangan produk.
  • Database user pengunjung toko online.

Dari kedua database atau basis data tersebut, maka programmer yang melakukan pengembangan dari website toko online tersebut akan menggunakan vendor DBMS, yang kemudian akan mengintegrasikan seluruh data dari database ke dalam website. Apabila digambarkan, alurnya akan menjadi seperti ini :

 

  • Toko online membuat database atau basis data berupa produk yang dijual, beserta keterangan lengkapnya.
  • Database produk akan diinput ke dalam website dengan menggunakan DBMS.
    Pelanggan akan masuk, dan melakukan registrasi user pada website.
  • DBMS akan menyimpan data dari user atau pelanggan yang sudah melakukan registrasi ke dalam database atau basis data pengunjung.
  • Ketika pengunjung membeli barang, maka DBMS secara otomatis akan melakukan kalkulasi berupa total harga barang, jenis barang, ongkos kirim, lokasi alamat pengiriman. Hingga pada akhirnya DBMS akan membuat laporan singkat berupa data data tersebut yang nantinya akan masuk ke server dan akan dicek oleh operator atau admin.

 

Begitulah kira kira cara kerja dan juga pengimplementasian dari DBMS dalam penggunaannya di toko online.

 
Itulah beberapa fungsi dari DBMS, dan juga implementasinya dalam basis data atau database. Semoga dapat menambah wawasan anda, dan juga semoga dapat bermanfaat bagi anda semua. Terima Kasih.

BASIS DATA

A. Pengertian basis data menurut para ahli

1. Gordon C. Everest
Everest menyatakan bahwa Database atau basis data merupakan sebuah koleksi atau kumpulan dari data yang bersifat mekanis, terbagi, terdefinisi secara formal serta terkontrol. Pengontrolan dari sistem database tersebut adalah terpusat, yang biasanya dimiliki dan juga dipegang oleh suatu organisasi.
2. stephen dan plew
mereka menyatakan bahwa basisdata adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data,informasi yang dimaksudkan disini adalah sesustu yang kita gunakan sehari hari untukberbagai alasan, dengan basisdata penggguna dapat menyimpan data secara teroganisir,
3. Ramakrishnan dan Gehrke.
merekan menyatakan bahwa basisdata sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas suatu organisasi atau lebih yang berhubungan
4. connoly dan begg
basis data adalah sekumpulan koleksi data yang berhubungan secara logikal, dan sebuah deskripsi dari data tersebut, didesain untuk menemukan keperluan informasi pada sebuah perusahaan.
5. Silberschatz
mendefinisikan bahwa basisdata adalah sekumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan .sistem manajemen basisdata (DBMS) adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data, tuuan utama sistem manajemen basisdata adalah menydiakan cara menyimpan dan mengambil informasi basisdata secara mudah dan efisien.

 
B. KEGUNAAN BASIS DATA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI.

pada saat ini basisdata sangat bayak digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Berikut adalah beberapa kegunaan dari basisdata :
1. perusahaan
dalam sebuah perusahaan pengaplikasian database sangat dibutuhkan, seperti dalam mengeloala pasokan dan melacak produksi barang – barang di pabrik,universitaris barang – barang di gudang atau di toko, dan pesanan barang.
2. penerbangan
dalam penerbangan database digunakan untuk informasi pemesanan dan jadwal. penerbangan merupaka salah satu yang pertama yang menggunakan basisdata, yaitu terminal diseluruh dunia mengakses pusat sistem basisdata melalui jaringan telepon dan jaringan data lainnya.
3. perbankan
dalam perbankan basisdata menyimpan atau mencari informasi tentang pelanggan, rekening peminjaman,dan transaksi perbankan.
4. telekomunikasi
database digunakan untuk mencatat semua panggilan,membuat tagihan bulanan, memcatat saldo dari kartu prabayar dan menyimpan informasi tentang jaringan komunikasi.
5. sumber daya manusia
untuk informasi tentang pegawai, gaji, pajak, dan pembuatan cek pembayaran.
6. Universitas
kegunaan basisdata dalam universitas adalah untuk menyimpan informasi tentang mahasiswa, pemdaftaran kuliah dan nilai.

 
C. Sistem manajemen basisdata (DBMS)

Alternatif penggunaan DBMS adalah penyimpanan data dalam file dan menulis kode aplikasi tertentu untuk mengaturnya. Penggunaan DBMS memiliki beberapa manfaaat penting.
1. keuntungan DBMS
DBMS memiliki sangat banyak kegunaan baik dalam suatu perusahaan maupun bagi individu, berikut adalah beberapa kegunaan DBMS :
a. mengurangi pengulangan data
apabila dibandingkan dengan file – file komputer yang disimpan terpisah di setiap aplikasi komputer, DBMS mengurangi jumlah total file dangan menghapus data yang terduplikasi diberbagai file. data yang terduplikasi selebihnya dapat ditempatkan dalma satu file.
b. mencapai independensi data
spesifikasi data disimpan dalan skema pada tiap program aplikasi.perubahan dapat dibuat pada struktur data tampa mempengaruhi program yang mengakses data.
c. mengintegrasikan data beberapa file
saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, maka organisasi fisik bukan merupakan kendala. organisasi lois, pandangan pengguna, dan program aplikasi tidak harus tercermin pada media penyimpanan fisik.
d. mengambil data dan informasi dengan cepat
hubungan -hubungan logis, bahasa manipulasi data, serta bahasa query memungkinkan pengguna mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
e. menigkatkan keamanan
DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat menyrtakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi (password), direktori pemakaian, dan bahasa sandi (encriyption) sehingga data yang dikelola akan lebih aman.
2. kerugian DBMS
dibalik banyaknya keuntungan dari DBMS adapula beberapa kerugian dari DBMS sehingga mengikat perusahaan atau pengguana untuk :
a. memperoleh perangkat lunak yang mahal
DBMS mainframe masih sangat mahal, walaupun harga DBMS berbasis komputer mikro lebih murah, tetapi tetap merupakan pengeluaran besar bagi suatu organisasi kecil.
b. memperoleh konfigurasi perangkat yang besar
DBMS sering memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar daripad program aplikasi lain.
c. mempekerjakan dan pempertahankan staff DBA
DBMS memerlukan pengtahuan khusus gar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh, pengetahuan khusus ini disediakan paling baik oleh para pengelola basisdata (DBA).
D. Pandangan data
sistem basisdata adalah kumpuan file yang saling berhubungan dan kumpulan program yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengubah file – file.tujuan utama sistem basis data adalah memberi pengguna pemandangan abstrak suatu data. pandangan abstarak berarti sistem menyembunyikan cara data disimpan atau dirawat

 

Berikut ini merupakan tentang basis data dan keuntungan dan kerugian dalam menggunakan DBMS. Sekian dari saya. Semoga bermanfaat bagi kalian semua….